“Khabbul watan minal iman” entah itu hadits atau sekedar peribahasa saja? Tapi jika kita lihat dari artinya secara seksama maka akan tercantum pentingnya suatu rasa hormat dan rasa cinta yang besar terhadap tanah air. Khabbul watan minal iman itu dari bahasa arab yang artinya “Cinta tanah air sebagian dari Iman”. Bahkan banyak ustadz yang sering mengucap kalimat itu di acara seperti hari kebangkitan nasional, kemerdekaan dan lain sebagainya.
Ingin Link Grup Whatsapp Anda Disini, Klik Contact Ya
Ingin Nambah Subscribe, Klik Contact Ya
Ingin Nambah Follower IG, Klik Contact Ya
Pertanyaannya kenapa akhir-akhir ini Nasionalisme seakan salah oleh beberapa aktivis [Islam]?? Bukannya negara ini pun berdiri dikarenakan pejuang-pejuang jihad dan para ulama yang cinta akan tanah air ini??
Nusantara ini dari dulu merupakan masyarakat majemuk. Bahkan sebelum Islam datangpun agama lain seperti Budha dan Hindu saling bersinergi dan itu terbukti dengan adanya candi budha dan hindu yang saling berdampingan seperti yang ada dijogja dan jawatengah yaitu candi mendut, prambanan dan Borobudur.
Masyarakat majemuk Indonesia, Masya Allah belum pernah dan Insya Allah tak akan pernah menjadi hancur dikarenakan perbedaan agama. Sekali lagi Islam itu Prinsipnya “Rahmattan lil Alamin/Rahmat bagi Seluruh Alam” jadi tak usah permasalahkan agama untuk menjadi SATU dikarenakan kita telah bersatu karena kita satu tanah air. Tanah air Indonesia.
Mungkin dari sejarah nasional pun tercatat bahwa para ulama lah yang membangkitkan rasa cinta tanah air itu dan itu terbukti dengan adanya Resolusi Jihad para ulama yang di Proklamirkan oleh Bung Tomo. Jadi apa yang dipermasalahkan?!
Piagam madinah? Bukanlah traktat yang dibuat untuk rakyat Islam saja atau muslim saja tapi itu merupakan Piagam Universal untuk semua agama bahkan untuk orang kafir quraish sekalipun. Hebatnya lagi Piagam Madinah itupun menjadi suatu landasan hukum serta merupakan salah satu perintis Ilmu Hukum Internasional. Al-farabi sebagai salah satu cendikiawan muslim dan salah satu ilmuan di perintis Ilmu Hukum Internasional memaparkan bahwa al-qur’an itu mengutamakan kedamaian sekalipun itu dengan kafir.
Islam tak akan menyerang jika tidak diganggu.
Islam itu Rahmattan Lil Alamin. Dan Cinta tanah air itu tidak dilarang!

Post a Comment